Senin, 09 Februari 2026

Membentuk Karakter Lewat Serunya Persami di KOARMADA II Surabaya

 


Bondowoso – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bondowoso mengirimkan delapan perwakilan terbaik Pramuka Penegak untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang digelar pada 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di atas Kapal Perang Makassar 590 milik Komando Armada II (Koarmada II) TNI AL, Kota Surabaya.


Delapan peserta tersebut merupakan perwakilan dari delapan pangkalan terpilih, terdiri dari empat putra dan empat putri. Mereka adalah Gavrila Regina Azalia (SMAN 1 Tenggarang), Mochammad Aril Lutfi (SMKN 4 Bondowoso), Chantika Rhaissya Wijaya (SMKN 2 Bondowoso), Farrel Haris Dwi Oktrans (SMAN Tamanan), Marcel Samuel Risal (SMAN 1 Prajekan), Moch. Farel Aldiansyah (SMKN 3 Bondowoso), Dina Maria Ulfa (SMKN 1 Bondowoso), dan Ana Diana Lestari (SMAN 2 Bondowoso). Para peserta didampingi oleh Kak Awwaluddin Yudha Iswanto sebagai perwakilan anggota Kwarcab Bondowoso.


Persami ini diikuti sekitar 400 peserta Pramuka Penegak dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Antusiasme peserta tampak tinggi sejak awal kegiatan, terlebih karena lokasi perkemahan yang tidak biasa, yakni di dalam kapal perang aktif milik TNI Angkatan Laut.


Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung khidmat pada Sabtu pagi di Kwartir Daerah (Kwarda) Surabaya. Usai apel, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk diberangkatkan menuju Koarmada II. Setibanya di lokasi, para peserta diarahkan untuk berbaris dan bersiap memasuki area kapal.


Upacara pembukaan resmi dilaksanakan di area terbuka depan kapal perang. Penyematan pita warna sebagai tanda peserta dilakukan secara simbolis. Meski berada di bawah terik matahari, semangat peserta tetap menyala mengikuti seluruh rangkaian acara.


Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibekali berbagai materi edukatif dan pembentukan karakter. Materi tersebut meliputi bela negara dan wawasan nusantara, bimbingan penggunaan media sosial, kepemimpinan, Pancasila dan sejarah perjuangan bangsa, bahaya narkoba, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), survival dan pionering, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Peraturan Dinas Dalam (PDD) khas TNI AL, hingga psikologi lapangan.


Salah satu agenda yang paling ditunggu adalah Malam Akrab. Kegiatan ini diawali dengan penampilan fashion show seragam TNI AL yang berhasil mencuri perhatian peserta. Acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari perwakilan empat kompi, mulai dari menyanyi, tari, puisi, yel-yel, hingga bela diri. Di penghujung malam, seluruh peserta berkumpul melingkar di depan kapal untuk menyanyikan lagu perpisahan bersama, menciptakan suasana haru penuh tawa dan kebersamaan.


Keesokan paginya, peserta mengikuti olahraga pagi dan senam bersama yang dipandu oleh perwakilan peserta dan anggota TNI AL, kemudian dilanjutkan dengan apel pagi. Kegiatan makan bersama juga menjadi pengalaman berharga, di mana peserta menikmati hidangan menggunakan empreng khas TNI AL di kantin dalam kapal. Setelah makan, peserta diwajibkan mencuci sendiri peralatan makan sebagai bentuk pembelajaran kemandirian dan tanggung jawab.


Salah satu peserta asal Bondowoso, Gavrila Regina Azalia, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman tersebut. “Ini pertama kalinya aku kemah di dalam kapal perang yang besar dan berada di atas laut. Pemandangannya juga keren, bisa lihat langsung Jembatan Suramadu. Senang banget bisa kumpul bareng Pramuka Penegak dari daerah lain, jadi nambah banyak teman,” ujarnya.

 


Kak Awwaluddin Yudha Iswanto menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif bagi pembinaan generasi muda. “Persami ini menjadi sarana pembentukan karakter Pramuka Penegak agar memiliki jiwa disiplin, mandiri, serta wawasan bela negara dan kemaritiman. Harapannya, pengalaman ini bisa menjadi bekal bagi adik-adik untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan berlandaskan Pancasila,” ujarnya.


Kegiatan Persami ditutup pada Minggu siang dengan upacara penutupan dan pelepasan tanda peserta secara simbolis. Sebelum kembali ke Kwarda Surabaya, peserta diajak mengikuti tur ke area KRI dan Monjaya sebagai penutup rangkaian kegiatan.


Melalui kegiatan ini, panitia berharap dapat membentuk karakter generasi muda yang berwawasan bela negara, berjiwa maritim, disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Persami ini juga menjadi sarana pengkaderan remaja bangsa agar tumbuh menjadi generasi emas Indonesia di masa depan.


Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak anggota Pramuka yang merasakan pengalaman berharga dan tak terlupakan dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan nasionalisme sejak dini.





0 komentar:

Posting Komentar